Selamat Datang di Blog Pribadi Muhammad Ferdiansyah Susilo.... Semoga Mendapat Manfaat dari Blog ini... Terima Kasih Atas Kunjungannya....

Tuesday, 18 March 2014

TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN

Oleh : Muhammad Ferdiansyah Susilo.

Bismillaahirrahmaanirrahiim

NOTHING IS IMPOSSIBLE, EVERYTHING IS POSSIBLE IF YOU BELIEVE IN ALLAH. Itulah sepenggal kalimat yang pernah aku baca yang menjadi inspirasi di tulisan ku kali ini. Taukah Anda bahwa semua orang bisa menjadi seperti apa yang dia pikirkan dan dia inginkan, apa lagi tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini kalau Allah sudah menghendaki. Banyak sekali contoh-contoh di luar sana hal-hal yang sebenarnya tidak mungkin terjadi tapi pada kenyataannya hal itu benar-benar terjadi. Contohnya saja seorang yang cacat malah menjadi motivator untuk orang-orang yang normal. Ada juga seorang anak Autis bisa menulis buku yang belum tentu bisa dilakukan oleh anak-anak normal, dan amazingnya lagi bahwa bukunya tersebut berbahasa asing (bukan bahasa dari negeri asalnya). Jadi sebenarnya semua orang bisa menjadi seperti apa yang dia inginkan jika ia mau berusaha mewujudkan mimpi atau keinginannya tersebut. Sebenarnya mampu atau tidaknya kita mewujudkan impian atau keinginan kita tersebut bukan karena masalah bisa atau tidaknya kita melakukan hal tersebut tapi karena mau atau tidaknya kita melakukan hal tersebut. Jadi belajarlah untuk memulai walaupun belum siap. Salah bertindak atau gagal itu biasa, yang terpenting kita mau mencoba. Dengan mencoba kita bisa tahu skill kita apa dan kemampuan kita sampai dimana. Tidak ada yang sia-sia di dunia ini, bahkan kegagalan kita sekalipun bisa menjadi manfaat untuk orang lain. Coba kita resapi kalimat-kalimat berikut yang ada di dalam video Jangan Menyerah-Super Motivasi S3, mudah-mudahan bisa menjadi semangat untuk mencoba karena sesungguhnya tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Teruslah mencoba dan jadilah seperti yang Anda Inginkan.


Selamat Datang para PEMENANG
Awali dengan BERPIKIR yang BENAR dan MILIKILAH KEYAKINAN yang BENAR
Ada dua penyebab Kegagalan :
1.BERIMAN tanpa BERAMAL sama dengan meyakini tanpa diiringi tindakan
2.BERAMAL tanpa BERIMAN sama halnya dengan bertindak tanpa diiringi keyakinan
Lebih baik MENCOBA untuk Gagal dari pada Anda Gagal MENCOBA
Seorang PEMENANG tidak pernah menyerah karena yang Menyerah tidak pernah Menang
Jatuh itu BIASA tapi BANGKIT itu LUAR BIASA!!!
Awali dengan NIAT yang KUAT dan BENAR
Tidak masalah berapa kali Anda terjatuh
Yang penting berapa kali Anda BANGKIT setelah Anda terjatuh
Not Trial and Error
But Trial and Learn
Sukses itu Penting...
Tapi BERSYUKUR jauh lebih Sukses....
Pelaut Ulung tidak lahir dari laut yang tenang
Maafkan masa lalumu
Tawakkal masa depanmu
Nikmati saat ini-mu
Memaafkan memang tidak mengubah apapun di masa lalumu
Tapi ia memperindah hari esok dan menceriakan hari ini....
Jangan katakan “WAHAI ALLAH, Masalahku sangat BESAR....”
Tapi katakanlah “WAHAI Masalah, ALLAH itu MAHA BESAR...”
Berbagai masalah itulah yang membuatmu tetap berTAHAN dan berTUHAN
Kalau engkau lari dari Masalah....
Berarti engkau lari dari KASIH SAYANG ALLAH SWT....
Kesombongan adalah awal dari kehancuran
Rendah hati dan terus berbagi
Itulah yang membuat orang lain ikhlas dipimpin oleh Anda
Diatas langit masih ada langit
Hiu yang Merajai Samudrapun bisa menjadi Mangsa
Betapa banyak kaum yang sedikit bisa mengalahkan kaum yang banyak...
Betapa banyak kaum yang kecil bisa mengalahkan kaum yang besar....
SEORANG PEMENANG TIDAK HARUS MELAKUKAN SESUATU YANG BERBEDA...
TAPI CUKUP MELAKUKAN SESUATU DENGAN CARA YANG BERBEDA...

Thursday, 20 February 2014

( HIKMAH ) TANYA JAWAB IMAM GHAZALI DENGAN MURID-MURIDNYA

Yusuf Mansur Network
Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya soalan-soalan yang menguji tentang keimanan muridnya ( Teka Teki ) : Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?

Murid 1 = " Orang tua "
Murid 2 = " Guru "
Murid 3 = " Teman "
Murid 4 = " Kaum kerabat "

Imam Ghazali = " Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).

Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"
Murid 1 = " Negeri Cina "
Murid 2 = " Bulan "
Murid 3 = " Matahari "
Murid 4 = " Bintang-bintang "

Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".

Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"
Murid 1 = " Gunung "
Murid 2 = " Matahari "
Murid 3 = " Bumi "

Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."

IMAM GHAZALI " Apa yang paling berat didunia ?"
Murid 1 = " Baja "
Murid 2 = " Besi "
Murid 3 = " Gajah "

Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."

Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"
Murid 1 = " Kapas"
Murid 2 = " Angin "
Murid 3 = " Debu "
Murid 4 = " Daun-daun"

Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat "

Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali di dunia ini ?
"Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "

Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri

Friday, 7 February 2014

NEGERI YANG BERGANTI WAJAH




Negeri ini dahulu di juluki negeri yang subur, bahkan sering di ilustrasikan kalau tongkat kayu dan batu disebut-sebut bisa jadi tanaman, Wow amazing bangetkan negeri Indonesia tercinta kita ini.(Hehehe....) Tapi coba lihat sekarang, negeri kita ini berganti julukan menjadi negeri seribu bencana. Terus, pernah gak kita berpikir kenapa sih negeri kita yang subur, makmur, aman, damai, tentram dan lain-lain itu kok bisa berubah menjadi negeri yang penuh dengan bencana bahkan seperti sudah di jadwalkan? (Dah seperti jadwal penerbangan pesawat terbang ja ya sob, hehehe... )

Nih jawabannya Sob, kenapa negeri kita yang subur, makmur, aman, damai, tentram dan lain-lain itu kok bisa berganti wajah menjadi negeri yang penuh dengan bencana :
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Q.S. Ar-Ruum : 41”

Nah, sekarang sudah tau kan kenapa negeri ini berganti wajah dari negeri yang subur, makmur, aman, damai, tentram dan lain-lain itu menjadi negeri yang akrab dengan yang namanya bencana? Terus kalau dah tau gimana? Ya di jalankan dong apa yang di perintahkan Allah dalam Q.S. Ar-Ruum : 41 itu, “Kembali ke jalan yang benar” Ok....
 
Yuk kita sama-sama belajar memperbaiki diri walau merasa belum bisa dan terasa sulit. Karena hidup itu memang harus terus belajar. Kalau kata Aa Gym:
v Belajar Syukur walau belum cukup
v Belajar Ikhlas walau belum rela
v Belajar Taat walau terasa berat

Gue coba tambah ya Sob:
v Belajar Sabar walau mampu membalas
v Belajar Memulai walau belum siap
(Iseng ja Sob, siapa tau penambahannya cucok.. hahaha... :-D)

So, jangan takut kalau kita mau sharing kebenaran kepada orang lain tapi kitanya juga belum cukup baik untuk membagi kebenaran itu. Karena perintah Allah, kita disuruh untuk saling nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Siapa tau dengan kita saling nasehat menasehati kita bisa mendapat hidayah untuk berubah juga, ya gak sob. Hehehe.... :-P

Semoga Tulisan ini ada manfaatnya ya Sob.... Aamiin....

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh....

Friday, 16 August 2013

Cahaya Ilmu: MEMINTA MAAF, SIAPA TAKUT?

Cahaya Ilmu: MEMINTA MAAF, SIAPA TAKUT?: Oleh : Muhammad Ferdiansyah Susilo Bismillaahirrahmaanirrahiim...... Mungkin bagi sebagian orang mengatakan bahwa memaafkan itu le...

MEMINTA MAAF, SIAPA TAKUT?


Oleh : Muhammad Ferdiansyah Susilo

Bismillaahirrahmaanirrahiim......

Mungkin bagi sebagian orang mengatakan bahwa memaafkan itu lebih sulit dibandingkan dengan meminta maaf, tapi kenyataannya sebagian orang sangat sulit untuk meminta maaf di karenakan ke egoannya. Dia beranggapan bahwa ia tidak mempunyai kesalahan. Apa lagi pada saat bertengkar, dia beranggapan bahwa dialah yang paling benar, sehingga kalau seandainya ia meminta maaf terlebih dahulu dia khawatir akan menurunkan harga dirinya. Padahal sebenarnya seorang yang berani meminta maaf terlebih dahulu adalah seorang yang  bersikap seperti seorang kesatria karena dia bisa mengalahkan ke egoannya, terlepas bahwa dia benar atau salah.
Bukankah tidak selamanya seorang yang meminta maaf terlebih dahulu itu adalah orang yang salah? Bisa sajakan dia meminta maaf terlebih dahulu karena dia tidak ingin ada permusuhan apalagi dengan sesama muslim, sehingga dia sengaja mengalah untuk meminta maaf terlebih dahulu. Dan bukankah mengalah itu bukan berarti kalah?. Lagi pula kalau dipikir-pikir, tidak ada manusia yang sempurna yang tidak memiliki kesalahan sedikitpun. Kita bisa sajakan melakukan kesalahan tanpa kita sadari? Perlu diketahui bahwa YANG LEBIH MULIA ITU :  
v Justru yang sanggup menyapa terlebih dahulu bukan yang ingin disapa
v Yang mau mendatangi bukan yang ingin didatangi
v Yang mau meminta maaf dengan tulus bukan yang ingin orang meminta maaf kepada dirinya
v Yang menyambungkan silaturahim bukan yang menanti disambungkan
Jadi kenapa kita harus takut untuk meminta maaf? Perlu diingat bahwa semakin ujub, merasa lebih mulia, dan merasa lebih penting akan semakin sulit rendah hati, sulit pula untuk bisa melakukan sikap penuh kemuliaan.
Jangan pernah takut kalau-kalau permintaan maaf kita tidak diterima, karena kalau kita sudah meminta maaf maka kewajiban kita sudah selesai, dan kalau orang tersebut tidak memaafkan kita maka itu urusan orang tersebut dengan Tuhannya. Jadi bersegeralah meminta maaf. Sabda Nabi :
Orang yang pernah menzalimi saudaranya dalam hal apa pun, maka hari ini ia wajib meminta agar perbuatannya tersebut dihalalkan (dimaafkan) oleh saudaranya, sebelum datang hari saat tidak ada ada dinar dan dirham, karena jika orang tersebut memiliki amal saleh, amalnya tersebut akan dikurangi untuk melunasi kezalimannya. Namun, jika ia tidak memiliki amal saleh maka ditambahkan kepadanya dosa-dosa dari orang yang ia zalimi.” (H.r. Bukhari, no. 2449)

Ingat :
v Maaf tidak akan menurunkan harga diri
v Maaf itu untuk orang pemberani
v Meminta maaf mulia
v Manusia itu tempatnya salah dan khilaf
v Orang yang baik itu bukan orang yang tidak pernah melakukan kesalahan, tapi orang yang ketika melakukan kesalahan cepat bertaubat dan memperbaiki diri
v Suatu kaum atau seseorang yang hidupnya penuh kebencian dan permusuhan tak akan pernah tenang, terhormat dan berjaya selain hina dan menderita.
v Jika kita memelihara kebencian dan dendam, maka seluruh waktu dan pikiran yang kita miliki akan habis dan kita tidak akan pernah menjadi orang yang produktif.
Kekurangan orang lain adalah ladang pahala bagi kita untuk memaafkannya, mendoakannya, memperbaikinya, dan menjaga aibnya.

Monday, 5 August 2013

JANGAN TANYA KENAPA, TAPI TANYALAH BAGAIMANA


Oleh : Muhammad Ferdiansyah Susilo.

Bismillahirrahmanirrahim....

Sebagai seorang hamba tidak pantas rasanya jika kita bertanya KENAPA pada Allah SWT, karena sesungguhnya Allah itu Maha Mengetahui. Dia Maha Mengetahui apa-apa yang tidak kita ketahui, firman Allah dalam Q.S Al-Baqarah ayat 255 :
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi[161] Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

          Sering kali pada saat kita tertimpa musibah atau hal-hal yang tidak menyenangkan pada diri kita, kita selalu bertanya kepada Allah kenapa semua ini harus terjadi, pada hal Allah itu Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita, dan Allah tidak mungkin menzholimi kita. Jadi sangat tidak pantas bagi kita untuk bertanya KENAPA apalagi sampai berburuk sangka pada Allah. Dalam salah satu ayatnya, Allah berfirman: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Al Baqarah: 286).

       Dari ayat diatas jelas bahwa Allah itu tidak mungkin menzholimi hamba-hambanya. Dia selalu menginginkan yang terbaik untuk kita sehingga jika kita tertimpa musibah atau hal-hal yang tidak menyenangkan jangan tanya KENAPA pada Allah tapi tanyalah BAGAIMANA agar kita bisa menghadapi masalah tersebut, karena sesungguhnya manusia itu tidak di desain untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, tapi agar lebih dekat dengan Allah dan menyerahkan masalahnya kepada Allah sehingga Allah yang akan membimbing kita untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi karena sesungguhnya setiap masalah pasti ada jalan keluarnya dan yakinlah bahwa “ Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sungguh sesudah kesulitan itu ada kemudahan...”

          Dan jangan pernah meminta kepada Allah agar diberikan beban atau masalah yang kecil, tapi mintalah kepada Allah agar kita diberi pundak yang kuat sehingga mampu memikul beban seberat apapun yang diberikan oleh Allah, karena sesungguhnya setiap ujian yang diberikan Allah itu mendewasakan kita.....

Wallahu’alam.

BAHKAN DI SETIAP KEBURUKAN YANG KITA ALAMI TERDAPAT KASIH SAYANG ALLAH


Oleh : Muhammad Ferdiansyah Susilo

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sangatlah pantas bagi kita untuk terus menerus bersyukur atas segala yang Allah berikan kepada kita, baik itu hal-hal yang menurut kita baik ataupun hal-hal yang kita anggap buruk. Sesungguhnya Allah lah yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita atau sebaliknya, karena Dia lah yang telah menciptakan kita sehingga dia pasti Maha Mengetahui apa yang kita butuhkan.
            Allah itu Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, bahkan dengan sifat Rahman dan Rahim-Nya tersebut apapun yang Dia berikan kepada kita walaupun itu hal-hal yang kita anggap buruk sekalipun pasti ada hal yang baik di dalamnya. Lihat saja pada waktu kita sedang sakit, itu merupakan kasih sayang yang diberikan Allah kepada kita, karena dengan kita sakit kita bisa beristirahat di rumah. Mungkin selama ini kita sibuk kerja sampai melupakan waktu istirahat kita bahkan mungkin melupakan anak dan istri kita yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian kita sehingga Allah memberikan kepada kita penyakit agar kita bisa beristirahat di rumah dan bisa berkumpul dengan anak dan istri kita selama kita sakit.
            Atau mungkin pada saat kita sedang mengalami kecelakaan, mungkin saja Allah bermaksud untuk memberikan perhatian ekstra kepada kita melalui orang lain sehingga dengan kejadian yang kita alami tersebut orang-orang akan datang ke rumah kita untuk melihat kita dan memberikan perhatian kepada kita. Sungguh Allah itu Maha Rahman dan Maha Rahim tapi terkadang kita tidak mengetahui dengan jalan apa Allah memberikan kasih sayang-Nya kepada kita.
            Ada juga dua orang muda mudi yang mengalami putus cinta atau gagal untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Tidak jarang dari mereka ada yang bunuh diri karena hal tersebut. Padahal mungkin saja Allah sedang menyiapkan jodoh yang terbaik untuk mereka atau mungkin dengan putusnya mereka sebenarnya Allah sedang melindungi keduanya dari perbuatan zina yang mungkin bisa mereka lakukan kalau mereka masih tetap menjalin hubungan. Sungguh Allah itu Maha mengetahui apa yang tidak kita ketahui dan sungguh Allah itu Maha Rahim sehingga di setiap keburukan yang kita alami pun terdapat kasih sayang yang diberikan-Nya kepada kita walaupun tak jarang kita tidak mengetahuinya.  Maka dari itu marilah kita perbanyak bersyukur kepada Allah walaupun dalam keadaan susah sekalipun karena Allah telah berfirman dalam Q.S. Ibrahim ayat 7 :
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."

Mudah-mudahan kita termasuk ke dalam hamba-hambanya yang pandai bersyukur dan tidak tergolong kepada hamba-hambanya yang kufur atas nikmat-nikmat-Nya. Aamiin...